Menentukan Tujuan Kehidupan

Menentukan life goals sangatlah penting. Tidak hanya memberikan dampak positif pada kehidupan kita, tetapi juga memberikan pengaruh besar terhadap kinerja kita dalam pekerjaan yang kita jalani. Dalam Woolfolk (1998) Locke dan Latham mengemukakan mengapa goal setting dapat memperbaiki performance (unjuk kerja), yaitu:

• Goals mengarahkan perhatian individu terhadap tugas yang harus dilakukan.
• Goals “menggerakkan” usaha. Semakin terasa sulit Goal dicapai, maka kecenderungannya semakin besar usaha yang harus kita lakukan).
• Goals meningkatkan ketahanan kerja. Jika terdapat goals yang jelas, maka kecenderungan untuk menyerah sebelum goal tercapai menjadi lebih sedikit.
• Goals meningkatkan perkembangan strategi baru. Dengan adanya goal, jika strategi yang sebelumnya dipakai gagal, maka kita akan berupaya mencari dan mencoba strategi lain sampai berhasil.

Merancang rencana untuk mencapai tujuan dan target dalam hidup memerlukan sebuah cara yang matang dan ampuh. Apalagi jika tujuan atau target hidup kita merupakan mimpi yang besar dan tidak biasa. Dalam hal ini kita tidak mungkin hanya mengandalkan kemampuan dan informasi yang kita miliki saja, tetapi kita harus terus belajar dan mencari tahu tentang alat yang efektif untuk membantu mencapai tujuan kita.

Salah satunya dengan meniru salah satu teknik yang biasa dilakukan oleh perusahaan bisnis. Jika kita mencari tentang life goal setting di situs pencarian, kita akan menemukan banyak sekali informasi mengenai teknik ini. Teknik ini dinamakan S.M.A.R.T, yang merupakan singkatan dari 5 langkah dalam menetapkan tujuan; Specific, Measurable, Attainable, Relevant, dan Time-range. SMART pertama kali digunakan dalam Management Review edisi November 1981 oleh George T. Doran.

Seperti yang pernah kita bahas sebelumnya, teknik ini merupakan teknik yang paling mudah dipahami. SMART banyak dibahas oleh pengusaha maupun kalangan psikolog industry dimana hal ini berkaitan dengan kinerja seseorang dalam mencapai target, baik itu target perusahaan maupun target personalnya. Pada bahasan ini kita akan mengupas bagaimana menetapkan teknik SMART pada kehidupan kita dengan lebih jelas.
1. Spesific
Tujuan atau target yang akan kita tentukan haruslah jelas dan spesifik. Ada hal yang penting dalam menentukan tujuan yang spesifik ini yaitu 6W (Who, What, When, Where, Which, Why). Kita harus menentukan siapa saja yang akan terlibat, target apa yang ingin dicapai, kapan dan dimana target itu akan tercapai, dan yang terakhir alas an kita menetapkan tujuan itu serta apa manfaat dan keuntungannya bagi kehidupan kita.

Kita ambil contoh yang spesifik, misalkan target kita adalah menjadi seorang guru dan memiliki status Pegawai Negeri Sipil (PNS). Jika sudah menemukan tujuan yang spesifik maka gunakan 6W.
2. Measurable
Selain spesifik, tujuan yang kita tentukan harus bias diukur. Baik itu berhubungan dengan kemampuan dasar kita, atau berhubungan dengan kemajuan rencana kita. Misalnya untuk menjadi PNS, sudah sejauh mana progress yang kita lakukan. Dari mulai informasi dan kebutuhan yang menunjang kemajuan upaya kita mencapai target. Dalam hal ini diperlukan target-target kecil sebelum mencapai tujuan kita. Batu-batu loncatan kecil yang akan membuat kita sampai tujuan. Kita juga perlu memantau perkembangan kemajuannya secara berkala agar kita tahu apakah batu yang kita pijak sudah cukup kuat ataukah kita perlu menggantinya dengan batu yang lain.
3. Attainable
Kita perlu melihat dengan seksama apakah tujuan kita dapat dicapai? Apakah realistis bagi seorang kita yang memiliki kelebihan serta kekurangan seperti yang kita ketahui? Sudah cukupkah informasi yang kita miliki? Hal ini perlu diperhitungkan untuk melihat apakah tujuan tersebut mungkin dicapai oleh diri kita, karena tetap saja kita sebagai manusia memiliki kemampuan yang berbeda, entah itu dilihat dari segi kecerdasan, atau dari segi mental kita. Kita perlu menilai diri kita lebih jujur, menerima kekurangan dan kelebihan kita, mengupayakan apa yang masih bias kita upayakan dengan modal yang ada. Jangan sampai kita menetukan tujuan yang begitu besar tetapi ternyata bahan dasar yang kita miliki ternyata sangat terbatas dan tidak bias diupayakan, tentu itu akan menjadi mimpi yang sia-sia.
4. Relevant
Berhubungan dengan attainable, bagaimana relevansi tujuan kita dengan hidup kita. Sebuah target yang relevan adalah target yang layak diperjuangkan, memiliki waktu yang tepat, sesuai dengan kebutuhan dan target yang lain, dan kita adalah orang yang tepat mencapai target tersebut.

Contoh sebelumnya yaitu tujuannya adalah menjadi seorang PNS, sekali lagi kita harus jujur pada diri kita sendiri, apakah kita orang yang tepat, apakah ini waktu yang tepat untuk menjadi PNS? Sudah cukup matangkah persiapan yang kita lakukan?
5. Time-range
Menjadi orang yang pantang menyerah tentu adalah hal yang baik, tidak banyak kita temukan orang yang tidak mudah menyerah mengejar impiannya. Tetapi kita pun perlu memperhatikan Batasan-batasan yang tidak mungkin kita kalahkan, seperti hal nya waktu. Menjadi PNS memiliki tengat waktu usia, jika sudah melebihi usia kita tidak boleh lagi mengikuti tes CPNS. Untuk itu kita perlu menentukan batas waktu pada target-target kita. Meski memiliki beberapa tahapan dan kesempatan, jadikan itu sebagai target yang menjadi batu pijakan seperti sebelumnya. Misalnya kita akan terus mengikuti tes CPNS sampai batas usia maksimal, tentukan target-target kecil di dalamnya sebagai plan B kita. Misalkan pada usia 27 tahun jika kita masih tidak lolos, apa yang akan kita lakukan, atau di usia 30 tahun kita akan mendapat skor sekian untuk tes CPNS meskipun kita masih belum bias lolos tetapi target skor kita tercapai.

Itulah SMART yang sering digunakan dalam menentukan life goals, dapat dijadikan acuan bagi kita yang masih bingung bagaimana merancang rencana dalam mencapai target kita. Tidak perlu sama, kita hanya perlu menggunakan teknik SMART dengan cara kita sendiri.

Admin. 2015. https://blogpsikologi.blogspot.com/2015/10/pengertian-prinsip-dan-langkah-langkah/ 4 Maret 2020
Redaksi. 2014. http://shiftindonesia.com/smart-goals-5-tahap-menyusun-target-dengan-benar/ 4 Maret 2020

Related Posts

49 Replies to “Menentukan Tujuan Kehidupan”

  1. Pingback: shatter chews
  2. Pingback: จำนำ patek
  3. À l’heure actuelle, les logiciels de contrôle à distance sont principalement utilisés dans le domaine bureautique, avec des fonctions de base telles que le transfert de fichiers à distance et la modification de documents.

  4. Maintenant, la technologie de positionnement est largement utilisée. De nombreuses voitures et téléphones portables ont des fonctions de positionnement, et il existe également de nombreuses applications de positionnement. Lorsque votre téléphone est perdu, vous pouvez utiliser ces outils pour lancer rapidement des demandes de localisation. Comprendre comment localiser l’emplacement du téléphone, comment localiser le téléphone après sa perte?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *